Sumedang, 07 April 2019 Adanya suatu kegiatan penyuluhan mengenai Pemilu 2019. Pondok Modern Al-aqsha mengundang Ketua PPK Kecamatan Jatinangor sodara Bapak Enjang, kebetulan beliau adalah salah satu sahabat karib dari seorang guru di Pondok kami.

” Hal ini perlu diketahui, khusunya untuk para pemula “,Begitulah tutur kata beliau.

Pada tahun ini mungkin bisa dibilang pertama kalinya adanya pemilu untuk sebagian santri Pondok Modern Al-Aqsha, karena halnya sekarang ini tidak hanya SMP namun SMA Al-Aqsha telah dibuka. Para santri yang telah berumur 17 tahun kurang lebih sekitar 40 orang, yang mana mereka-mereka ini telah berhak menyampaikan pendapatnya dalam hal pemilu untuk kemakmuran bangsa. Asas-asas pemilu dijelaskan secara detail oleh beliau.  LUBER JURDIL menjadi kuncinya dalam hal ini.

Pada mulanya sebagian santri hanya sedikit mengetahui tentang dunia pemilihan umum 2019, mungkin dari 100%  sekitar 40% yang diketahuinya, ini disebabkan kurang nya info-info yang masuk pada setiap diri santri yang mana mereka tidak diperkenankan untuk membawa alat komunikasi seperti hp, laptop dan sebagainya. Namun ini semua tidak menjadi hambatan yang besar, melainkan hal ini membuat santri tidak terpengaruh oleh dunia luar seperti berita-berita hoax tahun ini yang sedang merajalela.

” MARI IKUT SERTA BERPARTISIPASI PEMILU 2019, COBLOS PILIHAN MU DENGAN SEJUJUR-JUJURNYA,      GOLPUT BUKAN MENJADI SOLUSI,

                                       SOLUSINYA

  ISTIKHORAOH LAH DALAM SETIAP MALAM MU TUK MENETUKAN PEMIMIPIN UMAT YANG TERBAIK”.