Assalammualaikum, akhi ukhti gimana puasa nya sekarang? waktu memang terasa sangat cepat tak bisa terhitung lama, kini ramadhan akan segera usai. Sedih rasanya meninggalkan bulan yang mulia ini, dimana dibukakannya Surga dan ditutup Neraka oleh Allah SWT. Setiap perbuatan baik yang kita lakukan di bulan Ramadhan ini walaupun hanya bernilai kecil maka Allah akan memberi pahalanya dengan berlipat ganda. Ketahuilah bulan ini lebih mulia dari pada bulan-bulan lainnya.

Pondok Modern Al-Aqsha punya cerita sendiri pada ramadhan kali ini. Awal Ramadhan tanggal 6 Mei 2018 bersamaan dengan awal ujian kenaikan kelas, wahh kan ujian hidup banget tuh. Udah nahan laper haus ditambah pusing sama soal-soal ujian yang berdatangan. Tapi alhamdulillah kami lalui itu semua dengan penuh keikhlasan dan nerima apa adanya, karena mau bagaimana lagi, namanya juga perjuangan butuh pengorbanan.

Kegiatan Ramadhan yang dimulai dari sahur, jam 03.00 wib dimana waktu itu para asatidz dan ustadzat mulai membangunkan para santri-santrinya, dengan nada yang khas “SAHUR…SAHUR…SAHUR”. Santri bergegas bangun dengan begitu susah payah melawan ngantuk yang terasa berat langsung menuju dapur untuk mendapatkan sepiring nasi. Selesai sahur, Sholat malam pun didirikan, tenang rasanya seperti sedang dekat dengan sang maha pencipta.

sang fajar mulai menampakkan dirinya, biasanya orang-orang kalau habis sahur langsung tidur, lain lagi dengan santri Al-Aqsha seusai sholat subuh dilanjut dengan tilawah dan belajar untuk persiapan ujian pukul 07.00 WIB.

Akhirnya waktu ujian pun tiba, menguras tenaga sebenarnya, padahal hanya tinggal duduk manis saja, tapi keringat muncul juga. Lumayan sekalian olahraga di waktu Ramadhan. Namun karena setengah hari habis dipakai untuk ujian hingga serasa waktu maghrib itu udah depan mata. Siang hari waktunya istirahat, tidur, mandi segala macam, bebas pokonya, asalkan jangan makan aja.

“Ngabuburit” istilah itu juga dikenal di Pondok. Ngabuburit santri ngapain aja sih? sebenarnya ngabubrit ini bukan hanya sekedar seneng-seneng ga jelas, tapi gimana caranya kita dapetin kebahagian itu plus pahala dari Allah SWT.

Kultum adalah kegiatan pertama di ngabuburit ala santri, biasanya yang mencampaikan kultum itu ustadz dan ustadzah. Setelah kultum nyari ta’jil deh, wah ini nih waktu dimana kantin udah kaya pasar aja. Next, acara bagi-bagi ta’jil dari pondok untuk para santri nya dengan jumlah yang tidak sedikit kurang lebih seribu diadakan setiap harinya.

Acara buka bersama rasanya dilakukan setiap hari di Pondok ini, karena kita sama-sama ada di satu rumah, yaitu di Pondok Pesantren Al-Aqsha. Malamnya di sambung dengan tarawih, jangan sampai tertinggal kawan tarawih nya. Ingat sholat ini hanya bisa ditemukan di bulan ramadhan saja. Seusai tarawih dan tilawah, para santri kembali belajar hingga larut malam. Ada yang sampai bergadang itikaf sambil belajar. Masya Allah pahala nya pasti belipat-lipat ganda.

Alhamdulillah mungkin inilah puasa ramadhan ala santri, penuh dengan perjuangan, pengorbanan dan keikhlasan, mudah-mudahan segalanya bisa di ridhoi Allah SWT, dan kita bisa bertemu di bulan Ramadhan tahun selanjutnya jika masih diberi kesempatan.    Syukran, Wassalammualaikum.