CIBEUSI – Pada hari Senin (13/6), sebagian masyarakat Jawa Barat mengiringi pemakaman Emmeril Khan Mumtadz, anak dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang dilaksanakan pada pukul 11.00 WIB. Peristiwa itu adalah peristiwa duka saat Emmeril atau dipanggil Eril berenang di sungai Aare, Swiss pada akhirnya terhanyut disungai.

Dilansir dari Kompas.com, Eril dinyatakan menghilang di sungai Aarn sejak hari Kamis (26/5) ketika berenang di sungai tersebut. Polisi Bern dari Swiss melakukan pencarian jasad Eril selama dua minggu akhirnya ditemukan pada hari Rabu (8/6) di Bendungan Engehalde di kota Bern akibat tenggelam. Dikutip dari twitter Ridwan Kamil atau Kang Emil @ridwankamil, jenazah Eril akan dikembalikan ke negara Indonesia pada hari Minggu (12/6) dan akan dimakamkan pada hari Senin (13/6). Pemakaman Eril akan ditempatkan di Kawasan Islamic Center Cimaung di Kec.Cimaung Kab.Bandung yang diberangkatkan dari Gedung Negara, Pakuan, Bandung.

Tenang – Seluruh santri SMA Plus Al-Aqsha mengikuti do’a bersama dengan khidmat.

Dalam persiapan prosesi pemakaman Eril di Cimaung, Pondok Modern (PM) Al-Aqsha dari SMA melakukan inisiatif dengan mengadakan do’a Bersama ketika pertengahan ujian tulis Tahriri SMA berlangsung, do’a tersebut dipimpin oleh Al-Ustadz Mulyawan selaku guru Senior di PM Al-Aqsha sebelum dimulai ujian Tahriri. Do’a yang dipanjatkan kepada Allah S.W.T untuk Eril adalah agar semua perbuatan amal kebaikan Eril diterima oleh Allah S.W.T dan Husnul Khatimah. Kegiatan Do’a dihadiri oleh Guru-Guru SMA, Santri kelas 4 (X MIA dan X IIS) dan kelas 5 (XI MIA dan XI IIS). Acara doa Bersama berjalan dengan khidmat dan penuh duka. (Muhammad Iqbal Azis)