Melaka – Setelah studi visit di Singapura selama sehari, tim International Islamic Comperative Study (IICS) SMA Plus Al-Aqsha melajutkan studi komparatif internasional di Malaysia pada Rabu (8/3/2023) menuju Melaka (Kota Malaysia), Melaka sendiri merupakan wilayah yang berdekatan dengan selat Malaka antara Indonesia dan Malaysia sebagai jalur perdagangan internasional. Pemberangkatan kegiatan IICS dari Johro Bahru menuju Melaka dimulai pada pukul 08.00 – 11.00 sesuai dengan waktu standar malaysia.

Masjid Selat Malaka Malaysia

Agenda Pertama yang dilaksanakan di Melaka adalah melaksanakan program di Rumah Merah Melaka “Speaking English With Foreign and Market Research” dari jam 11-00 sampai 12.00. Program ini merupakan bentuk pendidikan IICS terhadap santri SMA Plus Al-Aqsha untuk berbicara dengan bahasa Inggris dengan turis asing, hal tersebut dilaksanakan sebagai bentuk pengalaman Santri SMA IICS untuk merasakan berbahasa resmi Inggris secara real dengan turis asing sekitar.

Menara Kembar Petronas Malaysia.

Study Tour IICS Malaysia dilanjutkan dengan visitasi Masjid Selat dan Makam Syeikh Sumatrani Melaka serta melaksanakan Napak Tilas Perusahaan Hindia Timur Belanda yaitu Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) di Melaka, kemudian menuju Putrajaya dengan mengadakan program di Mesjid Putrajaya dengan tema “Diskusi sejarah perubahan ibukota dari/ke Putrajaya”, setelah dari Putrajaya untuk bersantai di Ibukota Malaysia, Kuala Lumpur.

Studi Banding IICS SMA di Universitas MSU.

Studi Tour IICS di Malaysia dimulai kembali pada Kamis (9/3/2023) pukul 07.30 menuju Universitas Manajemen & Sains Malaysia atau Management and Science University (MSU). Program IICS yang diselenggarakan bersama dengan MSU adalah program tentang Program diskusi ‘How to win scholarship to study overseas” atau “Bagaimana mendapatkan beasiswa untuk belajar di luar negeri”. IICS SMA Plus Al-Aqsha juga menuju Sungai Buloh untuk melakukan program pengabdian yang diselenggarakan oleh Institut Perguruan Tinggi Ilmu Al Qur’an (PTIQ) tingkat internasional melalui jalur beasiswa.

Destinasi Wisata Batu Caves Malaysia

Kemudian studi visit dilanjutkan menuju Les Copaque sebagai salah satu studio manufaktur animasi 3D yang membuat kartun serial “Upin dan Ipin” untuk membeli sovernir di toko tersebut serta kunjungan menuju salah satu perusahaan di Malaysia, The Chocolate Factory Malaysia sebagai pusat oleh-oleh coklat khas dari negeri Jiran tersebut. Destinasi selanjutnya dilanjutkan dengan melaksanakan kunjungan “Kuala Lumpur Tour City” diantaranya adalah menuju Batu Caves, Taman KLCC – Petronas dan Genting Highland sebagai bentu refreshing setelah melakukan studi visit. (Muhammad Iqbal Azis)