Singapura – SMA Plus Al-Aqsha melaksanakan perjalanan International Islamic Comparative Study (IICS) atau studi banding di tiga negara ASEAN perdana, yaitu Singapura, Malaysia, dan Thailand. Rombongan IICS SMA Al-Aqsha berkumpul pada Senin (6/3/2023) pukul 21.30 dengan iringan pesan, nasehat serta do’a sebelum berangkat dari Pengasuh PM Al-Aqsha, Dr.K.H. Mukhlis Aliyudin, M.Ag. Poin yang disampaikan oleh Kyai PM Al-Aqsha adalah “Kamu (Rombongan IICS Al-Aqsha) membawa misi, misinya mudahan-mudahan ada yang melanjutkan studinya di perguruan tinggi di sana (Malaysia, Singapore, Thailand)”.

Taman Merlion sebagai Landmark di Singapura (Sumber: https://backiee.com/wallpaper/merlion-park/167358. Publisher : Дмитрий Rimbold)

Kemudian pemberangkat IICS Al-Aqsha dimulai sekitar jam 23.00 sampai jam 02.00 menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta untuk terbang menuju Changi Airport Singapura. Setelah sampai di Singapura, rombongan IICS Al-Aqsha melihat-lihat Changi Jewel sebagai Landmark (ikon) di Bandara Changi Airport Singapura. Changi Jewel merupakan taman dengan air terjun indoor yang bernuasa alam tropis futuristik.

Destinasi selanjutnya dalam kegiatan IICS adalah menuju Masjid Haji Muhammad Salleh untuk berziarah ke Makam Habib Nuh selaku pendakwah muslim yang menyebarkan syiar Islam di Bandar Raya Negeri Singa tersebut.

Sesi Perfotoan Bersama Tim IICS dengan SMA Plus Al-Aqsha

Acara dilanjutkan adalah melakukan studi banding dengan salah satu Universitas di Singapura, yaitu National University of Singapore (NUS) yang membahas tentang Program Akademik, Diskusi dan Visit Sejarah Islam di Asia Tenggara. Pada pukul 15.30, pembelajaran komperhensif luar negeri dilanjutkan Singapore City Tour yaitu dengan mengunjungi beberapa tempat wisata di antaranya:

  1. Merlion Park sebagai maskot nasional Singapura dan landmark bagi wisatawan.
  2. Universal Studio.
  3. Little India/Chinatown merupakan perkampungan India dan Cina yang menjual sovernir dan makanan khas kampung tersebut.
  4. Masjid Sultan

Setelah kunjungan di Singapura perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Johor Bahru (Malaysia) untuk mempersiapkan studi banding di Negeri Jiran. (Muhammad Iqbal Azis)