JATINANGOR- Civitas SMP dan SMA Plus Al-Aqsha mengadakan kegiatan silahturahim untuk orangtua calon santri baru tahun 2022-2023, bertujuan untuk menginformasikan orang tua/wali santri agar dapat memahami peraturan yang berlaku di Pondok Modern (PM) Al-Aqsha. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu (19/06) dan Minggu (20/6) yang dimulai dari pukul 08.00 WIB sampai pukul 11.00 WIB, bertempat di lapangan utama putri PM Al-Aqsha.

Berdasarkan informasi dari Panitia Penerimaan Siswa Baru (PSB), Setelah mengadakan pendaftan pada bulan Desember hingga Februari dengan keseluruhan jumlah pendaftar sebanyak 598 santri yang telah melaksanakan ujian masuk dan yang diterima sebanyak 128 santri putri dan 192 santri putra. Dengan seluruh fasilitas akan dibagikan saat kedatangan santri baru pada tanggal 16-17 Juli 2022.

Terdapat 3 kurikulum di PM Al-Aqsha, yaitu Tahfidz, Salafiyah (Kitab Buning), dan Bahasa, namun hanya satu kurikulum yang di wajibkan untuk SMP yaitu Bahasa, sedangkan untuk tahfidz dan kitab kuning akan ada seleksi bagi santri yang berminat. SMP Plus Al-Aqsha memiliki 24 cabang eskul yang mana diantara nya eskul akademik seperti matematika, IPA, IPS, Bahasa Inggris, Arab dan Sunda. Untuk  eskul non-akademik ada robotic, marching band, karate dan lainnya. Bagi santri SMA, Eksul Tahfidz diwajibkan sebagai langkah awal mencetak Hafidzul Qur’an.

Wali Calon Santri sedang memerhatikan tausiyah dari Civitas Al-Aqsha

PM Al-Aqsha memiliki beberapa unit yang bertanggung jawab dalam bidang pendidikan dan keseharian para santri. Akan ada banyak pembelajaran yang bisa didapatkan setiap harinya seperti ilmu agama, kepemimpinan serta 5 prinsip yang menjiwai kehidupan sehari hari yang berisi keiklasan, kesederhanaan, berdikari, ukhuwah islamiyah, dan kebebasan. Motto yang disyiarkan adalah berbudi tinggi,berbadan sehat,berpikiran bebas. Dalam kehidupan sehari hari para santri akan digerakan oleh Organisasi Pelajar Pondok Modern Al-Aqsha (OPPMA) dari kelas 5 KMMI (Santri SMA) dan juga dibimbing oleh para asatidz dan ustadzat yang dikoordinasikan oleh pengasuhan di bawah naungan Biro Kesantrian.

PM Al–Aqsha terafiliasi dari Pondok Modern Gontor yang menerapkan Aswaja (Ahlu Sunnah wal Jama’ah). Peraturan PM Al-Aqsha mengikuti beberapa peraturan gontor salah satunya mengharamkan kekerasan dalam fisik baik guru atau pun pengurus santriwan/santriwati. Dan al aqsha juga akan membentuk karakter pengetahuan.

Sistem tabungan santri di PM Al-Aqsha, pada awal masuk akan diisi 50.000,00 selanjutnya akan disesuaikan dengn kebutuhan santri misalkan orang tua ingin memberi 10.000/hari berarti harus mengisi sebanyak 300.000,00. Dapat mengambil dengan mengantri di tempat yang sudah di sediakan.

Dalam penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwasannya PM Al-Aqsha mengadakan kegiatan silaturahim dengan calon wali santri SMP dan SMA agar dapat mengetahui dan memahami peraturan Pondok Pesantren yang berlaku di Pondok Pesantren. Selain itu silaturahim tersebut sebagai langkah awal untuk memberikan syi’ar PM Al-Aqsha. (Arisna)