JATINANGOR – Pada hari Senin (20/6) Perpulangan Santri menjadi moment istimewa bagi orang tua dan para santri  Pondok Modern (PM) Al-Aqsha, selama pasca libur Idul Fitri ini mereka hanya bisa bertemu beberapa waktu, dan mereka juga hanya bisa berkomunikasi melalui telepon dan pengiriman paket. Tangis haru dan bahagia terlihat jelas dari para orang tua dan santri, segudang rindu yang terpendam dihati mereka selama 6 bulan ini pun terbalas.

Perpulangan santri pada semester 2 tahun 2021-2022 dilaksanakan dalam tiga gelombang. gelombang pertama kelas 7 santri putra/putri, gelombang kedua kelas 8 putra/putri, dan gelombang ketiga SMA kelas 10 dan 11 putra/putri. Pada waktu pukul 08.30 – 10.30 WIB diadakan silaturahmi wali santri, dan pada pukul 10.30 – 12.00 waktu perpulangan santri. Alhamdulliah kegiatan silaturahmi dan perjemputan berjalan dengan lancar. Silaturahmi yang dimaksud dalam kegiatan perpulangan ini adalah pembagian rapor bagi santri kelas 7. Dalam kegiatan tersebut, pesan dan nasehat yang diberikan dari wali kelas 7 kepada wali santri, ada juga yang mengadakan foto bersama bagi kelas tertentu, selain itu juga ada pembagian sertifikat santri yang berprestasi baik itu juara dalam pelajaran umum dan pesantren.

Wali Santri Bu Asoh menerima sertifikat Santri Teladan kelas 7,  Muhammad Faqih Al – Ansori di Masjid Jami’ Al-Aqsha

Sebelum pembagian rapor, pembacaan santri teladan dan santri berprestasi yang dilaksanakan di Masjid Jami’ Al-Aqsha. Adapun santri teladan untuk kelas 7 adalah Nida Nazaria Azahra (7B) dan Muhammad Faqih Al Ansori (7J), juga terdapat santri kelas 7 dibidang pelajaran umum diraih oleh Zalfa Rahmania Putri dari kelas 7A dengan poin 1935, untuk juara kedua diraih oleh Ramdhi Qurrata A’yun dengan poin 1907. Untuk pelajaran pesantren santri terbaik dari kelas 7 diraih oleh Wafa Mufidah dengan poin 153 sebagai juara 1, untuk juara kedua diraih oleh Munji Arif Ramadlan dengan poin 147.

Pembagian Rapot sebagai evaluasi santri dalam kegiatan Pembelajaran Semester Genap

Selama masa liburan para santri tetap dikasih penugasan dari Staf Pegasuhan Santri, yaitu mencatat motivasi dari ulama atau tokoh bagi santri putra dan putri. Kegiatan yang diadakan oleh Pengasuhan santri sebagai bentuk pengawasan keseharian santri ketika liburan dilaksanakan dengan tujuan agar santri selalu menjaga akhlak ketika melaksanakan kegiatan di rumah. Pimpinan PM Al-Aqsha, Dr. K.H Mukhlis Aliyudin M.Ag berharap para santri bisa memanfaatkan waktu liburannya dengan bermanfaat, tetap menjaga sholat 5 waktu dan sholat sunah, dan lakukanlah kebaikan selama di rumah. (Putri Nabila)